Advertisement

Advertisement
BeritaHeadlinePolemik

DPD GWI Kalbar Desak Gubernur Ria Norsan Klarifikasi Ucapan “Wartawan Bodrex” yang Gegerkan Dunia Pers

Admin Redaksi
Senin, 11 Agustus 2025, Agustus 11, 2025 WAT
Last Updated 2025-08-11T00:20:19Z
Advertisement


WARTANUSANTARA.INFO
, Pontianak – Pernyataan Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., yang melontarkan istilah “wartawan bodrex” dalam forum resmi HUT ke-6 Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) memicu gelombang reaksi keras dari insan pers. Dewan Pimpinan Daerah Gabungan Wartawan Indonesia (DPD GWI) Kalbar menyatakan pernyataan itu tidak hanya menyinggung, tetapi juga berpotensi menstigma profesi wartawan di mata publik.

Ucapan yang disampaikan di hadapan tamu undangan itu awalnya dimaksudkan menyoroti fenomena media online yang kerap berganti nama dan disalahgunakan oleh oknum tertentu. Namun, seperti dilaporkan Transkapuas.com, penyebutan istilah tersebut justru memantik kontroversi luas.
Sementara itu, MediaBerantasKriminal.com menegaskan bahwa penggunaan istilah semacam ini dapat merusak citra pers dan memicu persepsi negatif. Sedangkan NewsInvestigasi-86.com menilai pernyataan tersebut berpotensi mengandung unsur diskriminasi terhadap jurnalis.

Ketua DPD GWI Kalbar, Alfian, menyatakan pihaknya memahami adanya oknum yang mencoreng nama baik wartawan. Namun, ia menegaskan bahwa generalisasi dengan istilah “wartawan bodrex” di forum publik tanpa penjelasan rinci adalah langkah keliru.

“Istilah seperti itu dapat melukai martabat wartawan yang bekerja secara profesional dan mematuhi Kode Etik Jurnalistik. Hubungan pemerintah dan pers harus dibangun dengan saling menghormati, bukan dengan label yang menstigma,” tegas Alfian.


Ia menambahkan, pers adalah pilar demokrasi yang berperan menjaga keseimbangan informasi dan mengawasi jalannya pemerintahan. “Kami siap berdialog langsung bersama Gubernur untuk menjernihkan persoalan ini demi menjaga kehormatan profesi pers,” ujarnya.

Sebagai langkah konkret, DPD GWI Kalbar bersama insan pers se-Kalimantan Barat akan melayangkan surat resmi permintaan klarifikasi kepada Gubernur, sekaligus mengundang pertemuan terbuka untuk membicarakan etika komunikasi publik terhadap profesi wartawan.

Hingga berita ini diterbitkan, polemik ucapan “wartawan bodrex” telah menjadi perhatian serius di kalangan insan pers, tidak hanya di Kalbar, tetapi juga secara nasional.

Sumber:
Transkapuas.com – 10 Agustus 2025
MediaBerantasKriminal.com – 10 Agustus 2025
NewsInvestigasi-86.com – 10 Agustus 2025

TrendingMore